JAWA

Lasem Heritage Trip

Lasem merupakan Ibukota salah satu kecamatan di Kabupaten Rembang. Di sini wisatawan akan diajak berkeliling kota kecil Lasem menuju ke situs-situs sejarah dari abad 15-21. Kota sejarah yang kental akan cerita toleransi dan akulturasi budaya Jawa, Cina, Santri dan Belanda di Lasem akan memberikan suasana berbeda yang sangat unik untuk dinikmati dan dikenang. Tak ketinggalan juga kalian dapat menikmati kuliner khas Lasem dan sekitarnya seperti urap latoh, sirup kawis, lontong tuyuhan, sate srepeh, yopia dan jajanan khas lainnya

Day 1 -Rumah Oei (Bangunan arsitektur Cina Eropa yang dibangun tahun 1818) sekarang dimanfaatkan sebagai tempat wisata lengkap dengan cafe dan penginapan di belakang ( bangunan baru ) -Rumah Pabrik Tegel Li Thiam Kwie - Rumah bergaya Kolonial Cina dari tahun 1900 dengan beranda belakang dan halaman belakang yang bernuansa Eropa dan masih ada aktifitas membikin tegel -Pohon Trembesi - Pohon yang sangat besar dan berumur minimal 300 tahun di selatan Lasem akan memberi energi adem pada diri kita -Klenteng Cu An Kiong (Klenteng abad 15 yang dipugar tahun 1838 dan 1900 adalah kelenteng tertua dan tercantik dengan seluruh ukirannnya masih terasa sangat kuno -Belanja Batik dan praktek membatik -Batik Tiga Negeri Klasik Nyah Kiok Motif Gunung Ringgit Pring (Melihat pembuatan batik tiga negeri klasik yang dibuat tanpa menggunakan teknik mola oleh tujuh bidadari yang sudah puluhan tahun bekerja hanya untuk melestarikan satu motif kuno Lasem ) -Museum Nyah Lasem ( Sebuah museum yang didedikasikan untuk mengingat kembali kehidupan Nyonyah-Nyonyah yang pernah tinggal di rumah-rumah kuno di Lasem ) -Pantai Karangjahe - sebuah pantai wisata dengan fasilitas bermain dan relax yang paling lengkap se Lasem (Menikmati sunset dan suasana pantai) Day 2 -Rumah Merah ( Rumah Kuno berarsitektur Cina Kolonial yang dibangun sekitar 1800 awal ) dijadikan penginapan dengan kamar standar hotel dan kamar mandi yang lux -Rumah Oma - Opa - sebuah rumah kini bergaya Cina Jawa Kolonial dengan ubin dari kayu di bagian rumah utama dimana kita bisa bercengkerama denagan pemiliknya Opa Hwan dan pembantu beliau Mbak #KyleMinuk -Rumah Bu Frida - di beranda rumah bergaya Cina Jawa Kolonial ini kita seolah-olah disambut oleh 3 generasi leluhur pemilik rumah dan berbincang intim bersama Ibu Frida sebagai pelestari rumah -Tempe Mbah Sripah - Sebuah rumah kuno yang eklektif yang di bagian belakang rumah digunakan untuk membuat tempe dengan bungkus daun jati dan berbentuk segi enam -Rumah Pabrik Kuningan - Pembuatan kuningan dan tembaga yang sudah ada sejak zaman Majapahit, kemampuan yang diwariskan dari orang-orang Indo China dan produknya diimpor ke Korea