NTB

Festival Bau Nyale Lombok 2020

Bau Nyale adalah sebuah tradisi masyarakat suku Sasak khususnya daerah Kuta Lombok dan sekitarnya. Dalam tradisi ini kegiatan uniknya adalah berburu cacing di pagi hari di mulai dari jam 5 pagi hingga jam 7 pagi. Cacing ini hanya ada saat waktu tertentu saja dan tidak datang tiap bulan. Selain itu, masyarakat setempat juga meyakini bahwa memakan cacing tersebut dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit, atau jika cacing tersebut diletakkan pada petak persawahan yang sedang ditanami, lahan tersebut akan subur. Mengapa cacing tersebut muncul di waktu-waktu tertentu? Konon dahulu kala ada putri yang cantik jelita bernama putri Mandalika, karena kecantikannya ia diperebutkan oleh banyak pangeran-pangeran hingga terjadi peperangan. Karena tidak ingin terjadi pertumpahan darah lagi, akhirnya putri tersebut tidak memilih ke siapapun, dia lebih baik memilih mengakhiri hidupnya dengan cara terjun ke laut dan berjanji akan datang dalam wujud yang berbeda agar kalian tetap bisa menemuiku. Nah putri tersebut menepati janjinya yang akan tetap datang dalam wujud yang berbeda yaitu cacing yang sering disebut cacing Nyale, dan lokasi tempat putri tersebut lompat ke laut adalah Pantai Seger. Di daerah sinilah kita akan berburu cacing-cacing legenda tersebut.

DAY 1. 14 FEBRUARI 2020 : TIBA-SASAK-KUTA Tiba di bandara Internasional Lombok (LIA), disambut dengan pengalungan selendang khas Lombok oleh para pagar ayu suku Sasak, dan diantar untuk memulai acara wisata: Desa tradisional Rambitan, perkampungan asli suku Sasak, Pantai mandalika Kuta, pantai pasir putih serta keindahan alamnya. Check in hotel dikawasan Pantai Mandalika. Makan siang disajikan di restoran di kawasan Pantai Mandalika Kuta-Lombok. Selesai makan siang melanjutkan acara wisata ke Tanjung An, Bukit Maresek dan Pantai SEGER sebagai pusat event Bau Nyale dan menyaksikan atraksi budaya kesenian PERESEAN dan event-event lainya. Sore hari kembali ke hotel.Makan malam di kawasan Pantai Mandalika Kuta. Acara bebas. DAY 2. 15 FEBRUARI 2020: BAU NYALE-PANTAI PINK-MATARAM. Jam 01.00 menuju ke kawasan Pantai Seger sebagaipusat kegiatan/event Bau Nyale dengan acara pokok/inti ikut bersama-sama dengan warga suku Sasak untuk menangkap Nyale. Jam 04.00 Nyale mulai keluar dari dalam laut dan tiba saat yang ditunggu-tunggu untuk menangkap Nyale bersma-sama dengan warga pengunjung lainnya. inilah puncak acara Bau Nyale. Kembalike hotel. Jam 08.00-09.00 sarapan pagi di hotel dan persiapan check out dari hotel dan mengikuti acara wisata ke Pantai Pink dan mengunjungi Desa nelayan Tanjung Luar, aneka jenis ikan dan ukuran tangkapan nelayan dapat disaksikan disini. Dengan perahu tradisional bermotor menyeberang ke : Pantai Pink, pantai indah dengan pasir warna merah muda (pink), Snorkeling di Gili Petelu, ikan aneka warna akan menyambut kedatangan para penyelam terumbu karang yang indah, semenanjung Tanjung Ringgit, dengan pemandangan alam pantai, laut, bukit dan bungker dan meriam Jepang sisa perang dunia kedua. Makan siang disajikan di dengan menu se-food dan ikan bakar + kelapa muda, Pulau Pasir, penomena laut terbelah, laut berubah menjadi daratan pasir yang luas. Makan siang di sajikan di Pantai Pink dengan menu sea-food, ikan bakar dan kelapa muda. Berlayar kembali ke Tanjung luar dan kembali ke hotel di kota Mataram atau kawasan Senggigi. Makan malam di Mataram atau Senggigi. Check in hotel pilihan. DAY 3. 16 FEBRUARI 2020: SHOPPING-BANDARA. Sarapan pagi di hotel Persiapan check out dari hotel. Mengikuti acara Shopping cendramata dan oleh-oleh khas Lombok (madu Sumbawa, susu kuda liar, madu asli Sumbawa, kaos Lombok dan aneka jajanan khas Lombok). Makan siang di kawasdan by pass menuju ke bandara.